IDOLA AQILLA RAMDANI

  Sosok Inspirasiku


Ada banyak orang bertanya-tanya "Apa idola kamu? Siapa idola kamu? Pasti cuma FOMO yaa? Ngapain ngeidolain mereka." pertanyaan yang selalu saya dengar.

    Bangtan Sonyeondan atau sering dikenal dengan sebutan BTS, sebuah grup K-Pop terdiri dari tujuh orang dengan latar belakang berbeda. Mereka tidak lahir dari kemewahan, tidak pula langsung mendapatkan panggung besar. Mereka berlatih di ruang sempit, seringkali menahan lapar, bahkan harus menghadapi cibiran orang yang meremehkan. Tetapi, di balik semua itu, ada ikatan kuat di antara mereka. Mereka belajar untuk saling peduli dan meyakinkan satu sama lain. Saat salah satu merasa lelah, yang lain hadir untuk menguatkan. Kebersamaan inilah yang menjadi pondasi perjalanan mereka.

Bukan hanya dalam lingkup kecil saja, kepedulian mereka juga mengalir kepada orang lain. Lewat karya-karyanya, BTS tidak hanya bernyanyi atau menari di atas panggung. Mereka menghadirkan lagu-lagu yang menyentuh hati bagi pendengar musik, dengan lirik yang berbicara tentang perjuangan hidup, rasa sakit, keraguan, cinta pada diri sendiri, hingga mimpi yang tampak mustahil. Lagu seperti Spring Day, Make It Right, Blue & Grey, atau Answer: Love Myself menjadi cermin dari bagaimana mereka ingin menyentuh hati orang-orang yang mungkin sedang merasa sendirian di dunia. Dari karya mereka inilah banyak orang merasa terbantu.

Suatu hari saat saya berada dalam titik yang terasa begitu berat. Segala sesuatu terasa tidak berjalan sesuai harapan. Pikiran penuh dengan keraguan, hati dipenuhi kecemasan, dan seolah tidak ada jalan keluar dari rasa sulit itu. Tanpa disengaja saya mendengarkan salah satu lagu BTS di YouTube. Awalnya saya hanya mendengarkan alunan musik, tapi ketika memperhatikan liriknya, butiran air mata berjatuhan. Lirik demi lirik, apa yang mereka nyanyikan tampak begitu dekat, seakan mereka sedang berbicara langsung kepada saya dan meyakinkan bahwa kamu bisa melewati ini semua.

Sejak saat itu, saya mulai mendengarkan lebih banyak karya mereka. Saya menemukan berbagai pesan yang membuka pandangan baru. BTS mengingatkan saya  untuk menikmati momen kecil, menghargai orang-orang di lingkungan sekitar, rasa kepedulian yang tinggi dan tidak melupakan bahwa diri sendiri juga pantas dicintai. Mereka seakan menjadi teman yang hadir tanpa harus mengenal saya secara pribadi, tetapi mampu menyentuh hati dengan kata-kata sederhana.

    Kesuksesan mereka memang luar biasa, tetapi bagi saya yang paling berharga bukanlah panggung megah atau penghargaan yang mereka raih. Yang paling berharga adalah bagaimana karya mereka ini bisa tersampaikan pesannya hingga dapat membantu banya orang. Lagu-lagu mereka memberikan dorongan kekuatan saat ada orang ingin menyerah, memberi alasan untuk mereka terus melangkah meski jalan terasa gelap, dan belajar bahwa selalu ada cara untuk bangkit meskipun kadang dunia terasa tidak adil. Namun, inilah kehidupan. Dari mereka, saya paham bahwa kita tidak harus menjadi sempurna, cukup menjadi diri sendiri, menghargai orang lain, dan berjuang dengan apa yang kita punya.

BTS menjadi idola saya bukan karena popularitas atau rupa menawan, tetapi karena ketulusan mereka. Mereka menunjukkan bahwa musik bisa lebih dari sekadar hiburan. Ia bisa menjadi jembatan empati, pengingat untuk menghargai kehidupan, penyembuh luka yang tidak terlihat. dan membawa energi positif yang tumbuh di dalam diri. Mereka adalah contoh nyata bahwa sekecil atau sebesar apapun itu usaha dan kerja keras dapat membuahkan hasil yang manis dengan fokus dan yakin kepada apa yang bisa kita kendali.


Komentar

Postingan populer dari blog ini

REFLEKSI KEGIATAN KOKURIKULER OPERET SUARA DEMOKRASI DI SEKOLAH OLEH CHEYSA NAZALIQA HERMAWATI

MEGATHRUSHT ALMIRA DIVYA I

"REKAP KEGIATAN KOKURIKULER HARI KE 9 OLEH CHEYSA NAZALIQA HERMAWATI