CHEYSA NAZALIQA H MEGATHRUST
Gempa megathrust terjadi dari zona megathrust, yaitu bagian dangkal dari zona subduksi lempeng tektonik dengan sudut kemiringan (tukik) yang landai. Zona ini adalah tempat di mana satu lempeng samudra menunjang kebawah lempeng benua.
Zona Megathrust
- Subduksi Sunda : mencakup wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Lombok dan Sumba.
- Subduksi Banda : meliputi wilayah kepulauan Banda.
- Subduksi Lempeng Laut Maluku.
- Subduksi Sulawesi.
- Subduksi Utara Papua.
Zona ini terbentuk sejak jutaan tahun yang lalu dan menjadi sumber potensial gempa bumi besar di Indonesia.
Mitigasi
- Edukasi tindakan yang harus dilakukan sebelum, saat, dan setelah terjadi.
- Penerapan building code tahan gempa.
- Zonasi penggunaan lahan pesisir.
- Jalur evakuasi.
- Pembangunan infrastruktur peringatan tsunami dan rencana respon darurat daerah.
Dampak Megathrust
- Tsunami
- Kerusakan infrastruktur
- Tanah Longsor
- Likuefaksi
- Kebakaran
- Korban jiwa dan cedera
- Gangguan Ekonomi
- Dislokasi Penduduk
Aktivitas
Salah satu zona megathrust paling aktif di Indonesia adalah zona megathrust selatan jawa. Di wilayah ini, terdapat tiga segmen megathrust utama :
- Segmen Jawa Timur
- Segmen Jawa Tengah - Jawa Barat
- Segmen Banten - Selat Sunda
10 hal yang akan saya lakukan apabila terjadi megathrust :
- Tetap tenang tidak panik, tarik napas dalam agar bisa berpikir jernih.
- Segera berlindung di bawah meja kuat atau lindungi kepala dengan tangan dan benda yang ada.
- Jauhi benda berbahaya dan hindari kaca, lemari tinggi, atau benda yang bisa jatuh/pecah.
- Tetap di tempat yang aman. kalau di dalam bangunan, jangan buru-buru keluar saat guncangan masih terasa.
- Jika di luar ruangan, segera jauhi tiang listrik, pohon besar, atau bangunan tinggi dan mencari tempat lapang.
- Setelah guncangan mereda segera keluar dari bangunan dengan tenang melalui jalur evakuasi.
- Mempersiapkan tas siaga yang berisi air, makanan, obat-obatan, lampu senter, baterai cadangan, radio, dokumen penting dan berbagai perlengkapan dasar lainnya.
- Mengikuti informasi resmi dan arahan dari BMKG, BPBD, atau aparat melalui radio/ponsel.
- Pasca gempa, periksa kondisi sekitar dan pastikan tidak ada kerusakan struktural yang dapat membahayakan.
- Tetap waspada terjadi gempa susulan, tidak kembali ke bangunan yang retak atau rusak sebelum dinyatakan aman.

Komentar
Posting Komentar