DAYUBULANMEGATHRUST
MEGATHRUST DI INDONESIA
• Megathrust Fauth Line : Adalah jenis patahan besar di kerak bumi yang terbentuk pergerakan lempeng tektonik. Patahan ini terletak di zona subduksi, dimana satu lempeng tektonik bergerak di bawah lempeng lainnya.
Cirinya adalah kedalaman bisa mencapai beberapa puluh kilometer, dapat menyebabkan gempa bumi.
• Megathrust Movement : Adalah pergerakan pada patahan yang dapat menyebabkan gempa bumi, patahan megathrustbbesar di kerak bumi yang terbentuk akibat pergerakan lempeng.
Cirinya adalah potensi gempa dan tsunami yang signifikan, panjang pertahan yang dapat mencapau ratusan hingga ribuan kilometer, memahami movement penting untuk mengurangi risiko gempa bumi.
• Megathrust Disaster (bencana) : Adalah peristiwa yang dapat menyebabkan kerusakaan parah dan korban jiwa.
Cirinya adalah menyebabkan kerusakan parah pada infrastruktur, bangunan, lingkungan, dan dapat memicu gempa bumi tsunami, contoh nya gempa bumibdan tsunami aceh 2024.
• Megathrust Preparedness : Adalah serangkaian upaya, perencanaan, dan tindakan yang di lakukan masyarakat, pemerintah, untuk mengantisipasi dampak gempa dan tsunami akibat megathrust. Pemahaman risiko, perencanaan evakuasi ( jalur evakuasi, titik kumpul), simulasi dan latihan.
• Megathrust Management : Kalau preparedness lebih menekankan pada kesiagaan, maka megathrust managementn mencakup pencegahan, penanggulanngan, hingga pemulihan pasca bencana.
Ruang lingkupnya meliputi mitigasi upaya sebelum bencana, response(tanggap darurat), recovery( pemulihan).
10 Hal yang akan saya lakukan jika terjadi megathrust
1. Tetap tenang dan melindungi diri.
2. Menjauhi benda berbahaya, menghindari kaca, lemari tinggi, atau benda yang bisa jatuh.
3. Melindungi kepala menggunakan bantal, helm, atau tas untuk melindungi kepala dari reruntuhan.
4. Tidak panik keluar rumah saat gempa menunggu guncangan reda sebelum bergerak.
5. Saat berada di luar ruangan, menjauh dari tiang listrik, pohon besar, dan bangunan tinggi.
6. Menuju tempat evakuasi atau titik kumpul.
7. Membawa tas darurat, menyiapkan tas berisi air minum, makanan ringan, obat-obatan, senter, powerbank.
8. Mengikuti informasi resmi dan mendengarkan arahan dari BMKG, atau aparat melalui ponsel.
9. Membantu orang sekitar menuju tempat aman.
10. Tetap waspada gempa susulan.

Komentar
Posting Komentar